Kiyai Yahya; Mencintai Orang Alim Anak Bisa Jadi Alim


Kiyai Imam Zakariya Yahya, M.Pd, Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum Sri Nusa Bangsa, Negeri Katon, Pesawaran, dalam ceramahnya di acara Haflah Akhir Sanah Madrasah Diniyah Hidayatul Muttaqin Talangsebaya, Sambungrejo, Gerning, Tegineneng, Pesawaran, Selasa malam 30/4/2019, memberikan dorongan kepada pengunjung dan wali santri agar senantiasa berdzikir, ingat kepada Allah SWT. Karena hal itu sangat berpengaruh untuk kehidupan dunia dan akhirat.

“Wong seng atine lali karo gusti Alloh bakal angel keuripani dan besok di akhirat digiring ke makhsyar dalam keadaan buta”. Kata Kiyai Yahya, salah satu jajaran pengurus Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pesawaran, sembari menyitir kalamullah, surat Thoha, ayat 124.

Dalam acara haflah tersebut banyak ditampilkan kreasi-kreasi santri dan hafalan-hafalan yang telah mereka tekuni selama ini, hafalan nadzom nahwu, shorof, dan syiir-syiir jawa tentang akhlaq dan lain-lain, cukup membuat wali santri dan pengunjung bangga.

“Harusnya orang tua bangga mempunyai anak yang mau ngaji, sebab anak yang mau ngaji itu pertanda akan menjadi anak yang baik, insyaalloh benar-benar menjadi anak yang baik kalau sebagai orang tua siap dan semangat mendukung mereka sampai berhasil” tegas kiyai Yahya.

Anak yang baik, sholih dan sholihah adalah harapan setiap orang tua, apalagi kalau anak itu tidak hanya baik tetapi juga pandai dan berprestasi. Tentu anak seperti itu akan sangat membanggakan dan siap menjadi inves besar bagi orang tua jika kelak orang tua telah meninggal dunia.

“Anak yang mau ngaji itu kelak bisa menjadi investasi akhirat bagi orang tuanya, Pak…, Bu….,” lanjut Kiyai Yahya, “pingin nduwe anak alim wong tuo kudu seneng karo wong alim, pingin nduwe anak seng sholih lan sholihah wong tuone kudu seneng karo wong sholih”. Tegas Kiyai Yahya.

Talangsebaya adalah salah satu bagian dusun Sambungrejo di Desa Gerning. Di dusun itu ada Madrasah Diniyah untuk anak-anak dari usia SD, SMP dan SMA. Seminggu sekali banyak bapak-bapak dan ibu-ibu berkumpul, wirid dan dzikir di masjid bersama Pengasuh sekaligus Mursyid Thoriqoh Naqsyabandiyah Kholidiyah, yaitu Kiyai Ahmad Muzammil salah satu menantu Buya KH. Ahmad Abrori Akwan.
WhatsApp Me Berikan masukan untuk konten yang lebih menarik dan berkualitas. Terima kasih.
Newer Posts Newer Posts Older Posts Older Posts

More posts