Kiat Sukses Prof. Mukri Ketua PWNU Lampung


Tulangbawang - Ketua PWNU Provinsi Lampung, Prof. Dr. KH. Muhamad Mukri. M.Ag. yang juga Rektor UIN Lampung, menyambut baik atas dibukanya Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah di Pondok Pesantren Darul Ishlah, Purwajaya Tulangbawang. Beliau juga sangat menginginkan menjadi bagian dari lembaga baru tersebut.

“Dengan adanya STIT di sini, Pondok Pesantren Darul Ishlah ini bisa menjadi icon pondok pesantren di Tulang Bawang, Saya ucapkan selamat atas lahirnya lembaga baru di ponpes ini dan Saya sangat ingin menjadi bagian dari lembaga ini”. Kata Prof. Mukri dalam ceramahnya di acara Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri Pondok Pesantren Darul Ishlah, Purwajaya Tulangbawang (28/4)

Kebanggaan dan sambutan baik Prof. Dr. KH. Muhamad Mukri. M.Ag. ini tidak hanya karena dibukanya STIT Darul Ishlah, lebih dari itu karena Sekolah Tinggi ini dibuka di Pondok Pesantren, yaitu Pondok Pesantren Darul Ishlah Tulangbawang yang di asuh oleh KH. Shodiqul Amin salah satu Rois Syuriyah PWNU Propinsi Lampung.

“Karena anak pesantren (santri) itu anak-anak yang tahan banting, jadi lebih punya peluang untuk sukses dan maju, sebab, santri itu selain mereka iqro’, mengkaji beberapa disiplin ilmu juga fasjud waqtarib, lebih getol beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT”. Ungkap Ketua PWNU Propinsi Lampung itu.

Menurutnya setiap orang punya peluang maju, asal mau dinamis dan membuka diri terhadap perubahan-perubahan, jadi harus responsive dan inovatif. Tidak pasif dan kolot, orang seperti ini bisa stagnan bahkan terpuruk. Setidaknya ada 5 kiat agar bisa sukses, kata Prof. Mukri, sebagaimana telah disebutkan dalam kitab nadzom Alfiyah Ibnu Malik,

“Yaitu, Bil Jarri, Santri sudah seharusnya tawadlu’ lebih-lebih kepada guru-gurunya. Wat Tanwini, artinya punya niat dan kemauan yang kuat. Wan-Nida, artinya, selalu berdoa memohon kepada Allah SWT. Wa Al, maksudnya harus logis dan inovatif. Terakhir adalah Wa Musnadun, artinya setelah ikhtiar sudah dilakukan selanjutnya kita sandarkan tujuan dan cita-cita kita itu kepada Allah SWT. Tegas Prof. Mukri dengan seraya membacakan nadzom Alfiyah yang ia maksud.
WhatsApp Me Berikan masukan untuk konten yang lebih menarik dan berkualitas. Terima kasih.
Newer Posts Newer Posts Older Posts Older Posts

More posts