Sungai Lebengan Morodemak

Sungai yang mempunyai hutan mangrove terbesar di kabupaten demak ini harusnya menjadi icon penting masyarakat morodemak. Pengembangan hutan bisa di kembangkan melalui dana konservasi dari pemerintah pusat. Karena Indonesia masuk dalam mitra strategis PBB dalam pengendalian iklim global. Kompensasi yang di terima pemerintah pusat sangatlah besar. Modal itu bisa di kembangkan melalui hutan mangrove buatan yang membentang sepanjang pantai Demak mulai sayung sampai mutih wedung yang berbatasan dengan Jepara.

Morodemak sebenarnya sudah mempunyai modal yang cukup, Cuma nilai tawarnya masih kurang, karena perangkat desanya belum mampu membuat presentasi yang mampu menarik dana konservasi masuk ke kas desa. Dana itu bisa di kembangkan lebih baik karena area morodemak perlu di sertifikasi supaya hutan yang akan menjadi proyek selanjutnya tidak menjadi harta karun para lurah yang memang berpenghasilan rendah.

Sungai lebengan morodemak sebagai wisata sungai gratis memang cukup menarik para peminat hampir tiap hari ada pemancing dari, Bonang, Demak, Purwodadi, Semarang sampai ungaran. Seperti di kisahkan pak sarto pejabat Dinas Pariwisata Demak, Bahwa sungai lebengan tiap hari ada pemancing dari luar kota, mereka seperti member sungai lebengan.”kalau hari libur tidak mancing di sungai ini rasane ketigo terus ora tau kudanan”.artinya kalau hari libur pasti mincing di sungai ini, kalau tdk seperti kemarau tdk pernah kehujanan. Jadi wisata air itu menenangkan pikiran”imbuhnya.
WhatsApp Me Berikan masukan untuk konten yang lebih menarik dan berkualitas. Terima kasih.
Newer Posts Newer Posts Older Posts Older Posts

More posts